Keadaan ini terus menghujam pikiranku
Apa yang terbesit terlintas itu haru
Tapi hatiku berkata indah pada terik siang
Apa yang sedang terbaring disini?
Kamu... Kamu... Ya kamu...
Entah ini khayalan, buaian atau impian?
Kureguk cawan rasa itu.. Dan
Tidak terbantahkan.. Aku tahu rasa itu..
Tapi entah pikiranku melayangkan
Anganku selayaknya daun yang tertiup angin
Tidak tahu arah hanya akan mengikutinya
Apa kamu bisa membantuku??
Bila ini suatu kegilaan dunia...
Kenapa rasaku padamu menjadi obat penangkalnya??
Bila ini adalah tragedi, kenapa harus kamu
Menjadi penenang hidup??
Kenapa??
Saat ini aku hanya akan terus
Dan terus menunjukan padamu apa yg kurasa..
Apa yang aku percaya...
Sang Khalik yang akan menentukannya...

No comments:
Post a Comment